BERITA / INFORMASI DISHUB

Syarat Teknis Angkutan Barang Dengan Sepeda Motor

07 Desember 2018

Syarat Teknis Angkutan Barang Dengan Sepeda Motor

Syarat Teknis Angkutan Barang Dengan Sepeda Motor / Cara Memuat Barang Dengan Sepeda Motor.

Tata cara pengangkutan barang secara umum diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan [“UU 22/2009”] dan secara khusus diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan [“PP No. 74/2014”]

Perlu diketahui bahwa angkutan orang dan/atau barang dapat menggunakan:

  1. Kendaraan bermotor; dan
  2. Kendaraan tidak bermotor.

Kendaraan Bermotor adalah setiap Kendaraan yang digerakkan oleh peralatan mekanik berupa mesin selain Kendaraan yang berjalan di atas rel. Sedangkan Kendaraan Tidak Bermotor adalah setiap Kendaraan yang digerakkan oleh tenaga manusia dan / atau hewan.

Kendaraan bermotor dikelompokkan dalam :

  1. Sepeda motor;
  2. Mobil penumpang;
  3. Mobil bus; dan
  4. Mobil barang.

Kendaraan tidak bermotor meliputi :

  1. Kendaraan yang digerakan oleh tenaga orang; dan
  2. Kendaraan yang ditarik oleh tenaga hewan.

Pasal 307 UU 22/2009

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor Angkutan Umum Barang yang tidak mematuhi ketentuan mengenai tata cara pemuatan, daya angkut, dimensi kendaraan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 169 ayat [1] dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 [dua] bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 [lima ratus ribu rupiah].

Dalam hal memenuhi persyaratan teknis , angkutan barang dengan kendaraan bermotor itu dapat menggunakan mobil penumpang, mobil bus, atau sepeda motor.

Khusus sepeda motor, persyaratan teknisnya meliputi :

  1. Muatan memiliki lebar tidak melebihi stang kemudi;
  2. Tinggi muatan tidak melebihi 900 milimeter (mm) dari atas tempat duduk pengemudi; dan
  3. Barang muatan ditempatkan di belakang pengemudi.

Selain persyaratan teknis tersebut, angkutan barang dengan menggunakan mobil penumpang, mobil bus , atau sepeda motor itu juga harus memperhatikan faktor keselamatan.

Jadi , jika sepeda motor memenuhi persyaratan teknis dan memperhatikan faktor keselamatan, pengangkutan barang dengan sepeda motor itu diperbolehkan.



TAGS :

SYARAT TEKNIS ANGKUTAN BARANG DENGAN SEPEDA MOTOR, BERITA / INFORMASI DISHUB, KESELAMATAN TRANSPORTASI, DISHUB KUTAI KARTANEGARA, SARANA TRANSPORTASI

SHARE :
Facebook Twitter