Pedoman Penyusunan Anggaran Tahun 2025 Pemkab Kukar
1,882 Views
<p><span style="font-size:16px"><strong>Pedoman resmi yang dikeluarkan oleh Bupati Kutai Kartanegara untuk penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (RKA-SKPD) Tahun Anggaran 2025.</strong></span></p>
<p><span style="font-size:16px"><strong>Tujuan dan Fungsi Dokumen:</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Memberikan panduan yang terstruktur dan komprehensif bagi SKPD dalam menyusun RKA-SKPD.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Menjamin keselarasan perencanaan anggaran SKPD dengan kebijakan dan prioritas pembangunan daerah.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Mendorong penerapan prinsip-prinsip penganggaran yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.</strong></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:16px"><strong>Isi Dokumen:</strong></span></p>
<p><span style="font-size:16px"><strong>Dokumen ini mencakup berbagai aspek penting dalam penyusunan RKA-SKPD, antara lain:</strong></span></p>
<p><span style="font-size:16px"><strong>1. Teknis Penyusunan:</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Pengertian RKA-SKPD: Dokumen yang berisi rencana pendapatan, belanja, dan pembiayaan SKPD, yang menjadi dasar penyusunan APBD.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Prinsip Penganggaran:</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Kerangka Pengeluaran Jangka Menengah Daerah: Memproyeksikan kebutuhan anggaran program dan kegiatan di masa mendatang.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Penganggaran Terpadu: Mengintegrasikan proses perencanaan dan penganggaran di SKPD.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Penganggaran Berbasis Kinerja: Menggunakan indikator kinerja dan evaluasi untuk mengukur efektivitas program dan kegiatan.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Keterkaitan Antar Komponen: Menegaskan pentingnya relevansi antara program, kegiatan, keluaran, dan komponen dalam RKA-SKPD.</strong></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:16px"><strong>2. Struktur RKA-SKPD:</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:16px"><strong>RKA-SKPD: Ringkasan anggaran SKPD.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>RKA PENDAPATAN: Rencana pendapatan SKPD, meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD), transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>RKA BELANJA: Rencana belanja SKPD, meliputi belanja operasional, modal, tidak terduga, dan transfer.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>RKA RINCIAN BELANJA: Rincian belanja per kegiatan dan sub kegiatan.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>RKA PEMBIAYAAN: Rincian sumber pembiayaan defisit APBD, meliputi penerimaan dan pengeluaran pembiayaan.</strong></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:16px"><strong>3. Fokus Penganggaran:</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Peningkatan Pelayanan Publik: Prioritas belanja modal diarahkan pada pembangunan infrastruktur dan sarana yang mendukung pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM): RKA-SKPD harus memperhatikan pemenuhan SPM dalam pelayanan dasar.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Pencegahan Korupsi: Alokasi anggaran harus mendukung program pencegahan korupsi yang dikoordinasikan oleh KPK.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Sinergi Pendanaan: Mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan program prioritas melalui sinergi pendanaan dari berbagai sumber.</strong></span></li>
</ul>
<p> </p>
<p><span style="font-size:16px"><strong>4. Hal-hal Khusus:</strong></span></p>
<p><span style="font-size:16px"><strong>Verifikasi RKA-SKPD: Dilakukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan prosedur dan dokumen pendukung yang spesifik.</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Kewajiban Kepada Pihak Ketiga: Kewajiban yang belum dibayarkan pada tahun sebelumnya harus dianggarkan kembali.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Kegiatan Tahun Jamak: Dapat dianggarkan dengan mengikuti ketentuan yang berlaku.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Non Fisik: Pengelolaannya harus sesuai dengan peraturan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat.</strong></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:16px"><strong>5. Kode Rekening:</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Dokumen ini menyediakan daftar kode rekening yang rinci untuk berbagai jenis pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah, berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.15.5-3406 Tahun 2024.</strong></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:16px"><strong>6. Lampiran:</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Lampiran dokumen berisi informasi teknis penyusunan RKA-SKPD, format perencanaan, dan kode rekening.</strong></span></li>
<li><span style="font-size:16px"><strong>Salah satu lampiran memuat format Term of Reference (TOR) untuk kegiatan SKPD.</strong></span></li>
</ul>
<p><span style="font-size:16px"><strong>Dokumen "Pedoman Penyusunan RKA SKPD T.A. 2025" memberikan arahan yang jelas dan detail bagi SKPD dalam menyusun RKA-SKPD. Pedoman ini mendorong perencanaan anggaran yang terstruktur, efektif, dan akuntabel, serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Penting bagi SKPD untuk memahami dan mematuhi pedoman ini agar proses penganggaran berjalan lancar dan mencapai tujuan yang diharapkan.</strong></span></p>
<p> </p>
<div style="--aspect-ratio:4/3"><span style="font-size:16px"><strong><iframe frameborder="0" height="390px" src="https://drive.google.com/file/d/1watCMz6SLJB4iRasADNC5RYKSp3SiQfw/preview" width="100%"></iframe></strong></span></div>
Menyusun tampilan konten...